PINTU Tambah 10 Tokenisasi Aset Global, Perluas Opsi Diversifikasi Investor
![]() |
| Pintu tambah tokenisasi (Dok. Infobanknews) |
CariUang – PT Pintu Kemana Saja (PINTU) kembali memperluas ragam instrumen investasi digital yang tersedia di platformnya.
Perusahaan aplikasi crypto tersebut resmi menghadirkan 10 tokenisasi aset global yang kini sudah dapat diperdagangkan oleh seluruh pengguna.
Mengacu pada penjelasan di Pintu Academy, tokenisasi merupakan proses mengubah kepemilikan suatu aset menjadi bentuk token digital yang tercatat di jaringan blockchain.
Dengan mekanisme ini, berbagai aset konvensional dapat direpresentasikan dalam format digital sehingga lebih mudah diakses dan diperdagangkan.
Secara umum, tokenisasi mencakup berbagai instrumen dunia nyata seperti mata uang, saham, obligasi, komoditas, hingga properti.
Melalui pendekatan tersebut, investor memiliki peluang untuk mengakses eksposur aset global langsung dari satu aplikasi.
Head of Product Marketing PINTU, Iskandar Mohammad, menjelaskan bahwa penambahan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan variasi produk investasi yang lebih luas.
“Pada periode Februari hingga Maret 2026, kami telah melisting 10 aset crypto. Deretan token tersebut meliputi Mastercard (MAX), JPMorgan Chase (JPMX), Chevron (CVXX), Advanced Micro Devices (AMDX), iShares 20+ Year Treasury Bond ETF (TLTX), Eli Lilly (LLYX), iShares Core US Aggregate Bond ETF (AGGX), iShares Core MSCI EAFE ETF (IEFAX), UnitedHealth (UNHX), & PepsiCo (PEPX),” ujar Head of Product Marketing PINTU Iskandar Mohammad.
Ia menambahkan, kehadiran tokenisasi aset ini membuka peluang diversifikasi yang lebih luas bagi investor crypto.
Tidak hanya terbatas pada proyek berbasis blockchain, pengguna juga bisa memperoleh eksposur ke instrumen seperti saham, Exchange Traded Fund (ETF), hingga komoditas seperti perak dan emas dalam bentuk token digital.
“Dengan penambahan puluhan tokenized asset di aplikasi PINTU, kini terdapat lebih dari 300 aset crypto yang dapat diinvestasikan dan diperdagangkan oleh pengguna. Ke depan, kami akan terus menghadirkan beragam pilihan aset crypto yang relevan agar pengguna PINTU dapat melakukan diversifikasi portofolio lebih optimal serta mengakses kesempatan investasi aset global dengan lebih mudah,” seru Iskandar.
Dengan langkah ini, PINTU menegaskan posisinya sebagai platform yang berupaya menghadirkan akses investasi global secara praktis melalui teknologi blockchain, sekaligus mendukung strategi diversifikasi portofolio bagi para penggunanya.

