Reli Kripto Menguat, Bitcoin Lewati US$94 Ribu dan Altcoin Tampil Lebih Agresif
![]() |
| Crypto menguat lewat bitcoin (Dok. Unsplash) |
CariUang - Perdagangan aset kripto pada Rabu berlangsung dengan atmosfer optimistis.
Harga bitcoin kembali menunjukkan kekuatan dengan menembus area US$94 ribu, sebuah level yang belum tersentuh selama beberapa bulan terakhir.
Pergerakan ini langsung diikuti lonjakan harga pada sejumlah altcoin yang mencatat kenaikan signifikan dalam waktu singkat.
Penguatan pasar kripto terjadi bersamaan dengan meningkatnya ketidakpastian global.
Situasi politik dan ekonomi di beberapa negara, termasuk Venezuela dan Iran, mendorong pelaku pasar kembali melirik aset alternatif.
Dalam kondisi tersebut, bitcoin kembali dipandang sebagai instrumen penyimpan nilai di tengah gejolak global.
Sejak mulai bergerak naik pada Selasa, bitcoin mencatat apresiasi sekitar 3 persen.
Lonjakan harga tersebut memicu gelombang likuidasi di pasar derivatif dengan nilai mendekati US$500 juta, terutama dari posisi leverage yang tidak mampu menahan tekanan volatilitas.
Meski demikian, sorotan pasar justru beralih ke altcoin yang tampil lebih agresif.
Sejumlah token mencatatkan lonjakan tajam, dengan DASH, OP, dan ENA menguat lebih dari 10 persen.
DASH menjadi perhatian utama setelah mencetak kenaikan harian terbesar dalam beberapa tahun terakhir, memperkuat anggapan bahwa minat terhadap altcoin mulai kembali tumbuh.
Hingga Rabu pagi waktu universal, harga DASH telah meningkat sekitar 28 persen dibandingkan level tengah malam.
Di sisi lain, pergerakan indeks kripto utama menunjukkan dinamika berbeda.
Indeks yang merepresentasikan aset berkapitalisasi besar cenderung melemah tipis, sementara indeks yang berfokus pada altcoin justru mencatat penguatan, menandakan rotasi minat investor ke aset dengan risiko lebih tinggi.
Lonjakan harga turut diiringi peningkatan aktivitas derivatif.
Dalam kurun 24 jam, nilai posisi berjangka kripto yang terlikuidasi melampaui US$680 juta, dengan mayoritas berasal dari posisi jual.
Hal ini mencerminkan banyak pelaku pasar yang tidak mengantisipasi kenaikan harga secepat ini.
Minat terbuka pada kontrak berjangka bitcoin dan ether juga mengalami kenaikan, menunjukkan bertambahnya partisipasi trader.
Token spekulatif bahkan mencatat lonjakan minat yang lebih besar, menjadi sinyal meningkatnya selera risiko.
Meski demikian, tingkat pendanaan masih berada pada level moderat, sehingga pasar belum menunjukkan tanda euforia berlebihan.
Indikator volatilitas tersirat untuk bitcoin dan ether justru terus menurun, mengindikasikan bahwa penguatan harga lebih didorong oleh transaksi di pasar spot.
Di pasar opsi, kontrak beli pada level harga tinggi menjadi yang paling banyak diminati, meskipun perlindungan terhadap potensi penurunan masih tetap diminati untuk jangka menengah.
Altcoin Unggul, Waspada Koreksi Jangka Pendek
Kinerja altcoin secara umum melampaui aset kripto utama lainnya. Beberapa token mencatatkan kenaikan dua digit, sementara memecoin juga kembali menarik minat dengan lonjakan harga yang terjadi dalam waktu singkat.
Aktivitas perdagangan ikut meningkat, ditandai dengan lonjakan volume transaksi ether yang signifikan dalam satu hari terakhir.
Namun, sejumlah indikator teknikal mulai memberi sinyal kehati-hatian. Rata-rata indeks kekuatan relatif telah memasuki area jenuh beli, menandakan potensi jeda kenaikan atau aksi ambil untung dalam waktu dekat.
Perhatian pelaku pasar kini tertuju pada pembukaan pasar Amerika Serikat, yang belakangan sering menjadi pemicu volatilitas lanjutan.
Apabila bitcoin mampu bertahan di atas area US$94 ribu dan membentuk fondasi harga yang solid, peluang penguatan lanjutan di sektor altcoin dinilai masih terbuka.

