Target Rampung Juli 2026, AS Percepat Pengesahan Regulasi Kripto Nasional

 

AS percepat aturan Crypto
AS percepat aturan Crypto
(Dok. Unsplash) 

CariUang – Pemerintah Amerika Serikat terus mempercepat pembahasan regulasi aset digital di tengah perkembangan industri kripto yang semakin besar dalam beberapa tahun terakhir. 

Gedung Putih bahkan menargetkan pengesahan undang-undang kripto komprehensif sebelum perayaan Hari Kemerdekaan AS pada 4 Juli 2026.

Target tersebut disampaikan penasihat utama Gedung Putih untuk aset digital, Patrick Witt, dalam konferensi Consensus yang berlangsung di Miami. 

Pemerintah optimistis Senat mampu menyelesaikan pembahasan rancangan undang-undang pada Juni mendatang sehingga DPR memiliki waktu untuk menyesuaikan dan menyetujui versi final aturan tersebut.

Rancangan regulasi itu digadang-gadang menjadi langkah besar pertama pemerintah federal AS dalam mengatur industri kripto secara menyeluruh. 

Salah satu poin penting yang dibahas yakni pembagian kewenangan pengawasan antara Commodity Futures Trading Commission (CFTC) dan Securities and Exchange Commission (SEC).

Dalam proses pembahasannya, regulasi stablecoin sempat menjadi kendala utama di Komite Perbankan Senat. 

Namun, setelah muncul bahasa kompromi baru pekan lalu, pembahasan mulai menunjukkan perkembangan positif meski sejumlah kelompok industri perbankan masih menganggap aturan tersebut belum cukup kuat.

Selain isu teknis regulasi, pembahasan undang-undang kripto juga dibayangi persoalan etika politik. 

Sejumlah Senator dari Partai Demokrat menyoroti hubungan Presiden Donald Trump beserta keluarganya dengan industri kripto.

Sorotan tersebut muncul setelah Donald Trump dan Melania Trump diketahui meluncurkan memecoin menjelang pelantikan presiden.

Selain itu, keluarga Trump juga dikaitkan dengan proyek decentralized finance (DeFi) serta stablecoin bernama World Liberty Financial.

Beberapa anggota Senat menilai regulasi kripto harus memuat ketentuan etika yang jelas agar tidak menimbulkan konflik kepentingan di kalangan pejabat pemerintahan. 

Pembahasan mengenai aturan etika itu kini masih menjadi bagian penting dalam proses negosiasi antara Partai Republik dan Demokrat.

Di sisi lain, Gedung Putih disebut terus melakukan pendekatan lintas partai demi mempercepat pengesahan regulasi. 

Pemerintah AS berharap aturan baru nantinya mampu memberikan kepastian hukum bagi industri aset digital sekaligus menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.

Jika berhasil disahkan tahun ini, undang-undang tersebut diperkirakan akan menjadi tonggak penting dalam sejarah regulasi kripto di Amerika Serikat sekaligus memengaruhi arah perkembangan industri aset digital global.

Baca Juga
Berbagi
Suka dengan artikel ini? Ajak temanmu membaca :D
Posting Komentar