Transaksi Kripto Turun, OJK Sebut Faktor Global Jadi Penyebab Utama
![]() |
| OJK sebut penurunan kropto imbas konflik global (Dok. Unsplash) |
CariUang - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa penurunan transaksi kripto di Indonesia dipengaruhi kondisi global sepanjang 2025 hingga awal 2026.
Ketegangan geopolitik seperti perang dagang antara Amerika Serikat dan China serta konflik di Timur Tengah dinilai meningkatkan ketidakpastian pasar.
Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan OJK, Adi Budiarso, menyebut situasi tersebut membuat investor cenderung menghindari risiko, sehingga aktivitas di pasar kripto melambat.
Selain itu, kebijakan suku bunga tinggi oleh bank sentral Amerika Serikat juga memperketat likuiditas global.
OJK mencatat nilai transaksi kripto di Indonesia pada Januari 2026 turun menjadi Rp29,24 triliun dari Rp32,68 triliun pada Desember 2025.
Meski demikian, jumlah pengguna kripto justru meningkat menjadi 20,70 juta, menunjukkan minat masyarakat terhadap aset digital masih cukup tinggi.

