Ripple Salurkan Donasi XRP untuk Pusat Kanker Anak di London, Tandai Era Baru Filantropi Digital
![]() |
| Ripple donasikan XRP untuk penderita kanker (Dok. Unsplash) |
CariUang - Ripple mencatat langkah bersejarah dengan menyalurkan donasi senilai £60.000 dalam bentuk XRP kepada Great Ormond Street Hospital Charity.
Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung pembangunan Children’s Cancer Centre baru yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2028.
Dana yang disalurkan melalui aset digital itu segera dikonversi ke mata uang pound sterling agar bisa langsung digunakan.
Proses konversi dilakukan melalui kerja sama dengan Zodia Markets, platform yang mendapat dukungan dari bank global Standard Chartered. Kemitraan ini memastikan dana dapat dikelola secara aman dan tepat sasaran untuk kebutuhan fasilitas kesehatan.
Hubungan antara Ripple dan GOSH Charity sebenarnya sudah berlangsung beberapa tahun.
Donasi berbasis kripto ini menjadi yang pertama kali diterima oleh organisasi tersebut, menandai langkah penting dalam mengadopsi teknologi blockchain untuk kegiatan sosial.
Pihak yayasan menetapkan batas minimum donasi kripto sekitar £10.000.
Setiap kontribusi akan melalui proses verifikasi ketat sebelum diubah menjadi dana tunai yang kemudian dipakai untuk penelitian medis, pengadaan peralatan, hingga pembangunan fasilitas baru bagi pasien anak.
Salah satu keunggulan donasi melalui kripto adalah transparansi transaksi yang tercatat di jaringan blockchain.
Donatur dapat memantau alur dana secara langsung, sehingga meningkatkan kepercayaan dan akuntabilitas dalam penyaluran bantuan.
Ripple sendiri sebelumnya telah menyatakan komitmen jangka panjang untuk mendukung pembangunan pusat kanker anak dengan total janji bantuan mencapai £100.000.
Dukungan ini menunjukkan bagaimana teknologi digital dapat berperan nyata dalam meningkatkan layanan kesehatan, khususnya bagi pasien usia dini.
Secara global, donasi menggunakan aset digital terus berkembang pesat.
Nilai total sumbangan kripto diperkirakan telah melampaui angka 1 miliar dolar AS dalam satu tahun terakhir, dengan rata-rata kontribusi mencapai sekitar 11.000 dolar AS per donatur.
Lebih dari 70% dari 100 lembaga amal terbesar di Amerika Serikat kini telah membuka diri terhadap donasi berbasis kripto.
Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, menandakan adopsi yang semakin luas.
Salah satu contoh paling dikenal datang dari Vitalik Buterin yang pernah menyumbangkan token digital dalam jumlah sangat besar untuk membantu penanganan pandemi COVID-19 di India.
Donasi tersebut menjadi simbol kuat bahwa aset digital dapat dimanfaatkan untuk tujuan kemanusiaan dalam skala global.
Lembaga pengelola dana sosial seperti Fidelity Charitable juga melaporkan lonjakan besar kontribusi kripto dalam beberapa tahun terakhir.
Nilai donasi yang dikelola meningkat drastis hingga ratusan juta dolar, bahkan mencapai kelipatan tinggi dibandingkan periode sebelumnya.
Sejak pertengahan dekade lalu, total donasi kripto yang difasilitasi berbagai lembaga telah menembus angka miliaran dolar.
Tren ini diperkirakan terus tumbuh seiring meningkatnya kapitalisasi pasar aset digital dan partisipasi donatur dari kalangan berpenghasilan tinggi
Donasi Ripple kepada GOSH Charity bukan sekadar bantuan finansial, tetapi juga menjadi simbol perubahan besar dalam dunia filantropi modern.
Penggunaan teknologi blockchain membuka peluang baru bagi transparansi, efisiensi, serta akses global yang lebih luas dalam kegiatan sosial. Jika tren ini terus berlanjut, donasi kripto berpotensi menjadi salah satu pilar utama pendanaan bagi lembaga kemanusiaan di masa depan.

