Arus Keluar Produk Investasi Kripto Capai US$4 Miliar dalam Lima Pekan, Bitcoin Tertekan

 

Bitcoin tertekan dalam 5 pekan
Bitcoin tertekan dalam 5 pekan
(Dok. Unsplash) 

CariUang - Arus dana pada produk investasi aset digital kembali bergerak negatif. Dalam sepekan hingga 21 Februari, tercatat dana keluar bersih sebesar US$288 juta. 

Dengan capaian tersebut, pasar telah mengalami lima pekan berturut-turut arus keluar, sehingga total dana yang meninggalkan produk kripto dalam periode itu menembus sekitar US$4 miliar.

Meski nilainya cukup besar, tekanan kali ini masih lebih rendah dibanding periode serupa tahun lalu yang mencatat arus keluar hingga US$6 miliar. 

Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa pasar sedang mengalami fase penyesuaian, bukan gelombang aksi jual panik.

Aktivitas perdagangan juga menunjukkan perlambatan. 

Volume transaksi produk exchange-traded product (ETP) menyusut tajam menjadi US$17 miliar, jauh di bawah level tinggi yang sempat tercapai beberapa pekan sebelumnya. 

Penurunan ini mencerminkan sikap investor yang lebih pasif, sekaligus meningkatkan risiko volatilitas jika likuiditas semakin menipis.

Secara regional, tekanan terbesar datang dari Amerika Serikat dengan arus keluar US$347 juta. 

Sebaliknya, kawasan Eropa dan Kanada justru membukukan arus masuk gabungan US$59 juta, dipimpin Swiss, Kanada, dan Jerman.

 Perbedaan ini menunjukkan sebagian investor global memanfaatkan pelemahan harga untuk akumulasi selektif, sementara pelaku pasar AS masih memilih berhati-hati.

Dari sisi aset, produk berbasis Bitcoin mencatat penarikan terbesar sebesar US$215 juta. 

Menariknya, produk short Bitcoin justru menerima arus masuk US$5,5 juta, mengindikasikan strategi lindung nilai atau spekulasi penurunan lanjutan.

Ethereum menyusul dengan arus keluar US$36,5 juta, diikuti dana multi-aset dan TRON.

Di tengah tekanan tersebut, beberapa altcoin mampu menarik minat terbatas. 

XRP, Solana, dan Chainlink mencatat arus masuk kecil, menandakan rotasi dana yang lebih selektif di tengah dinamika pasar yang kompleks.

Baca Juga
Berbagi
Suka dengan artikel ini? Ajak temanmu membaca :D
Posting Komentar