Jenis Hewan Kurban, Bisa Jadi Ladang Bisnis Untung Bikin Meringis

 

Jenis hewan kurban
Jenis hewan kurban

CariUang - Jenis hewan kurban umumnya cukup banyak. Apakah semua hewan bisa dikurbankan? Tentu saja tidak. Terdapat beberapa ketentuan hewan kurban yang bisa dijadikan sebagai pedoman jika ingin menempuh bisnis di bidang terkait.

Table of Contents
 

Ragam Jenis Hewan Kurban untuk Bisnis

Menurut penjual hewan di salah satu pasar, ada beberapa jenis yang paling banyak dicari menjelang momen idul adha. Tentu jenis tersebut harus memenuhi syarat hewan kurban. Berikut ini jenis sembelihan sesuai dengan syarat hewan kurban:

1. Sapi

Sapi merupakan hewan yang diperbolehkan untuk disembelih saat hari raya idul Adha. Umumnya perawatan hewan ini cukup mudah. Bagaimana cara merawat sapi? Kamu tinggal menyediakan kandang, pakan, dan pangan sesuai dengan aturannya. 

Sapi kurban
Sapi kurban

Idealnya sapi akan diberi makan satu hari sekali namun berjumlah banyak sekaligus. Pilih sapi yang sudah berusia 2 tahun atau memasuki tahun ke 3 agar bisa langsung dijual. Terdapat berbagai macam jenis sapi yang bisa dijual untuk kebutuhan hewan kurban. 

Berapa harga jual sapi kurban? Harga jual sapi kurban mulai dari 16 juga -35 juta. Namun ada juga sapi yang harganya ratusan juta. Tentu harga tersebut tergantung dengan jenisnya. Kamu bisa menjual berbagai macam jenis untuk hasilkan untung besar. 

2. Kambing

Tidak hanya sapi, hewan kurban yang bisa dijadikan sembelihan kurban juga meliputi kambing. Perawatan sapi dan kambing sebenarnya hampir sama. Kamu juga wajib membuat kandang berukuran menyesuaikan jumlah yang hendak dijual. 

Jenis hewan kurban berupa kambing juga terdiri dari berbagai macam. Nantinya Kamu bisa memilih jenis hewan kurban berupa kambing tersebut dengan ketentuan harga sesuai pasaran. Sementara pemberian pakan baiknya 2 kali sehari atau menyesuaikan. 

Kambing
Kambing

Berikan pakan berupa rumput ataupun kangkung yang telah dikeringkan. Syarat mutlak kambing bisa dijadikan sebagai hewan kurban yakni gigi telah berganti atau pupak. Tidak hanya itu saja, kambing yang akan dijadikan kurban juga harus berjenis laki-laki. 

3. Kerbau

Jenis hewan kurban berikutnya yakni kerbau. Umumnya pemeliharaan kerbau hampir sama dengan sapi dan kambing. Berdasarkan syariat, hewan ini bisa dijadikan sebagai kurban untuk 7 orang. Biasanya pembelian dilakukan oleh satu keluarga dengan jumlah tersebut. 

Kerbau

Kamu bisa menggiring kerbau ke ladang untuk mencari pakan sendiri. Namun ada juga hewan kurban berupa kerbau yang diberikan pakan teratur layaknya sapi dan kambing. Idealnya hewan kurban berupa kerbau dijual saat memasuki usia 2-3 tahun. 

Berapa harga jual dari jenis hewan kurban berupa kerbau? Harga jual hewan kurban berupa kerbau sekitar 19-34 juta per ekor. Namun harga bisa saja mengalami kenaikan harga menjelang momen idul adha. Hal ini tentu dipengaruhi banyaknya permintaan terhadap hewan kurban. 

Tips Berbisnis Hewan Kurban

Terdapat beberapa tips memilih hewan kurban yang dapat dijadikan sebagai alternatif mengupayakan peningkatan bisnis. Umumnya tips memilih hewan kurban bisa diupayakan dengan melihat fisiknya. Berikut trik berbisnis hewan kurban:

1. Cari Supplier dari Peternak 

Tips memilih hewan kurban yang bisa diupayakan menurut pengalaman ku pribadi yakni mencari supplier. Supplier bisa didapat melalui jalinan kerja sama dengan sejumlah peternakan. Cari peternakan hewan untuk kurban yang telah berpengalaman. 

Supplier hewan kurban
Supplier hewan kurban 

Umumnya pemilik bibitan hewan dibeli ketika memasuki usia 1 tahun. Hal ini membuat Kamu tinggal melakukan perawatan selama 1 tahun sebelum dijual. Pembibitan melalui peternakan atau tangan pertama membuat harga beli jauh lebih murah. 

Lakukan pembibitan hewan untuk kurban dengan dua jenis yakni jantan dan betina. Budidayakan bibit tersebut hingga beranak pinak. Jika peranakan berhasil nantinya Kamu tidak perlu mencari supplier melainkan tinggal menjual anak dari pembibitan. 

2. Pilih Hewan yang Sehat

Menurut sejumlah orang yang telah berpengalaman dalam menjual hewan kurban, pasti akan melihat ciri-ciri fisik. Upayakan tidak memilih sapi, kambing, ataupun kerbau yang memiliki ciri-ciri hewan kurban sakit. Kenapa kalau hewan kurban sakit? 

Pemeriksaan kesehatan hewan kurban
Pemeriksaan kesehatan hewan kurban

Beberapa penjual menjelaskan bahwa jika hewan kurban sakit maka tidak boleh langsung dijual. Bahkan ada beberapa penyakit pada hewan kurban yang tidak bisa disembuhkan sehingga tidak bisa dijual meskipun sudah dilakukan perawatan. 

Bagaimana ciri-ciri hewan kurban sakit? Ciri-ciri hewan kurban sakit yakni pergerakan lambat, murung, tidak suka makan, mata sayu dan lain sebagainya. Segera panggil dokter untuk memeriksa hewan kurban tersebut sehingga cepat sembuh. 

3. Berikan Vitamin 

Untuk menunjang kesehatan berbagai jenis hewan kurban, Kamu bisa memberikan vitamin tambahan. Vitamin tersebut bisa didapatkan melalui pembelian ataupun meminta ke bidan khusus hewan. Pastikan konsultasi terlebih dulu agar pemberian vitamin aman. 

Apa tujuan utama memberikan vitamin? Tujuan utama memberikan vitamin pada hewan kurban yakni untuk meningkatkan kesehatan dan mengoptimalkan pertumbuhan. Pemberian vitamin juga bertujuan untuk meningkatkan bobot dari hewan kurban. 

Menurut sejumlah peternak berpengalaman, pemberian vitamin juga dilakukan dengan tujuan merangsang nafsu makan. Melalui tahapan ini seorang yang memulai bisnis jual beli hewan kurban bisa mengembangkan dagangan sehingga potensi untung besar cukup tinggi. 

4. Rutin Bersihkan Kandang

Kebersihan juga berpengaruh besar terhadap hewan kurban baik sapi, kambing, domba ataupun kerbau. Oleh sebab itu Kamu wajib mengupayakan kebersihan dari kandang tersebut. Bagaimana cara mengupayakan kebersihan kandang hewan kurban? 

Bersihkan kandang secara berkala
Bersihkan kandang secara berkala

Mengupayakan kebersihan kandang bisa diupayakan dengan menyapu memakai lidi, menyiram dengan air mengalir hingga menyemprotkan desinfektan. Upaya ini cukup berpengaruh untuk menjaga kesehatan dari hewan kurban yang diperjualbelikan. 

Terlebih hewan bisa terjangkit penyakit akibat virus yang menempel pada kandang. Untuk membersihkan kandang biasanya pemilik usaha jual beli hewan kurban akan menaruh peliharaannya di lapangan atau tempat yang memiliki ukuran luas. 

5. Lakukan Promosi

Berbagai jenis hewan kurban umumnya banyak dicari oleh masyarakat menjelang idul Adha. Kamu bisa menawarkan hewan kurban tersebut kepada teman, saudara, atau masyarakat sekitar untuk memudahkan proses penjualan hewan kurban. 

Biasanya orang terdekat akan mencari penjual hewan kurban yang telah diketahui kualitasnya. Tidak hanya menawarkan kepada rekan dekat, Kamu juga bisa melakukan promosi untuk meningkatkan penjualan hewan kurban menjelang idul Adha. 

Promosi bisa dilakukan dengan memanfaatkan sosial media seperti Facebook dan WhatsApp. Kedua media sosial tersebut diklaim efektif untuk menjual berbagai macam barang ataupun hewan bersifat mahal. Jadi manfaat media tersebut secara optimal. 

Penjualan hewan kurban umumnya bisa dilakukan dengan memanfaatkan pasar. Namun ada beberapa penjual yang memilih stay di rumah. Biasanya promosi dilakukan dari mulut ke mulut. Kedua alternatif berjualan tersebut bisa ditempuh untuk hasilkan untung. 

Jenis hewan kurban yang hendak dijual baiknya mengikuti permintaan pasar paling banyak. Kamu harus pandai mencari peluang dan punya keahlian di bidang peternakan. Kedua kemampuan tersebut bisa diupayakan dengan membaca artikel lain di website Kami. 

Baca Juga
Berbagi
Suka dengan artikel ini? Ajak temanmu membaca :D
Posting Komentar