Survei The Fed Ungkap Kepemilikan Kripto di AS Naik, ETF Jadi Pendorong Utama

Kepemilikan crypto di AS meningkat
Kepemilikan crypto di AS meningkat
(Dok. Unsplash) 


CariUang - Minat masyarakat Amerika Serikat terhadap aset kripto kembali menunjukkan peningkatan sepanjang 2025. 

Survei terbaru yang dirilis Federal Reserve atau bank sentral AS mencatat sekitar 10 persen orang dewasa di negara tersebut telah menggunakan maupun memiliki aset digital seperti Bitcoin hingga akhir tahun 2025.

Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya yang berada di angka 7 persen.

Meski demikian, tingkat kepemilikan kripto saat ini masih berada di bawah puncak tertinggi yang pernah tercatat pada 2022 sebelum runtuhnya bursa kripto FTX.

Survei yang melibatkan hampir 13 ribu responden dewasa di seluruh Amerika Serikat itu juga menemukan bahwa kehadiran ETF Bitcoin dan Ethereum spot menjadi salah satu faktor utama yang mempermudah investor ritel untuk masuk ke pasar aset digital.

Sebagian besar warga Amerika diketahui membeli kripto sebagai instrumen investasi, bukan sebagai alat pembayaran atau transfer uang. 

Federal Reserve menilai aset digital masih lebih banyak dipandang sebagai investasi spekulatif dibanding mata uang untuk transaksi sehari-hari.

Data survei menunjukkan penggunaan kripto paling dominan terjadi pada kelompok usia di bawah 45 tahun serta rumah tangga dengan pendapatan di atas rata-rata nasional. 

Selain itu, pria tercatat lebih banyak memiliki aset kripto dibanding perempuan.

Di sisi lain, survei terpisah menunjukkan masih banyak warga AS yang bersikap skeptis terhadap industri kripto maupun kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). 

Sekitar 45 persen responden menilai investasi kripto tidak sebanding dengan risiko yang dimiliki meskipun menawarkan potensi keuntungan tinggi.

Mayoritas warga juga disebut lebih mempercayakan uang mereka kepada bank tradisional dibanding platform kripto. 

Selain itu, dukungan terhadap regulasi ketat untuk industri AI dan aset digital juga terus menguat di tengah besarnya pengaruh politik kelompok pendukung teknologi tersebut di Amerika Serikat.

Meski pasar kripto terus berkembang dan mendapat dorongan dari produk investasi baru seperti ETF, sebagian masyarakat AS masih memilih bersikap hati-hati terhadap risiko tinggi yang melekat pada aset digital.

Baca Juga
Berbagi
Suka dengan artikel ini? Ajak temanmu membaca :D
Posting Komentar