Harga Kripto Kompak Terkoreksi, Dogecoin dan Bitcoin Cash Catat Penurunan Tajam

Harga crypto kompak turun
Harga crypto kompak turun
(Dok. Unsplash) 


CariUang - Pasar aset kripto kembali bergerak melemah dalam perdagangan 24 jam terakhir. 

Sejumlah kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar mengalami koreksi harga di tengah sikap investor yang masih cenderung berhati-hati menunggu perkembangan kebijakan ekonomi global dan arah pergerakan dolar Amerika Serikat.

Bitcoin (BTC) masih mempertahankan posisinya sebagai aset kripto dengan nilai pasar terbesar. 

Namun harga BTC tercatat turun 1,83 persen dan diperdagangkan di kisaran USD 76.949,55. Kapitalisasi pasar Bitcoin saat ini berada di sekitar USD 1,54 triliun.

Tekanan jual juga terjadi pada Ethereum (ETH). 

Kripto terbesar kedua tersebut mengalami penurunan 3,08 persen ke level USD 2.123,96 dengan kapitalisasi pasar mencapai USD 256,17 miliar.

Sementara itu, aset stablecoin seperti Tether (USDT) dan USD Coin (USDC) relatif stabil. 

Harga USDT berada di kisaran USD 0,9992, sedangkan USDC diperdagangkan di level USD 0,9997.

BNB ikut mengalami pelemahan sebesar 1,78 persen ke harga USD 643,32. XRP juga turun 2,45 persen dan berada di posisi USD 1,38.

Di kelompok altcoin lainnya, Solana (SOL) terkoreksi 1,94 persen menjadi USD 85,12.

Dogecoin (DOGE) mencatat penurunan paling tajam di antara aset populer lainnya setelah anjlok 5,76 persen ke level USD 0,1043.

Bitcoin Cash (BCH) bahkan mengalami tekanan lebih besar dengan koreksi mencapai 9,43 persen dan diperdagangkan di harga USD 374,08.

Meski mayoritas pasar berada di zona merah, beberapa aset masih mampu mencatat penguatan tipis. 

TRON (TRX) naik 0,09 persen ke posisi USD 0,3562 didorong aktivitas jaringan yang dinilai tetap tinggi.

Selain itu, HYPE juga bergerak positif dengan kenaikan 0,34 persen ke level USD 47,08. Sementara LEO menguat tipis 0,09 persen menjadi USD 10,10.

Cardano (ADA) turut melemah 1,55 persen ke posisi USD 0,2511, sedangkan Monero (XMR) turun 2,83 persen menjadi USD 383,60.

Pergerakan pasar kripto yang masih fluktuatif membuat investor memilih bersikap wait and see sambil menunggu sentimen baru yang dapat memengaruhi arah perdagangan aset digital dalam waktu dekat.

Baca Juga
Berbagi
Suka dengan artikel ini? Ajak temanmu membaca :D
Posting Komentar