Nasdaq dan CME Resmi Satukan Indeks Kripto, Fokus Tak Lagi Hanya Bitcoin
![]() |
| Nasdaq dan CME fokus satukan crypto (Dok. Unsplash) |
Melalui kolaborasi ini, Nasdaq Crypto Index (NCI) kini resmi berganti nama menjadi Nasdaq-CME Crypto Index.
Indeks gabungan tersebut dirancang untuk merefleksikan pergerakan pasar kripto secara lebih menyeluruh.
Tidak seperti pendekatan lama yang banyak bertumpu pada Bitcoin, indeks baru ini berupaya mewakili spektrum aset digital yang lebih luas seiring semakin beragamnya token dan teknologi blockchain yang beredar di pasar.
Peluncuran ini diumumkan secara resmi pada Kamis (08/01/2026).
Dalam pernyataan yang dirilis, Nasdaq menegaskan bahwa perubahan arah ini bertujuan menghadirkan tolok ukur pasar kripto yang lebih relevan bagi investor institusional maupun ritel.
“Kami melihat pendekatan berbasis indeks sebagai arah tujuan investor, melampaui sekadar Bitcoin. Hal ini serupa dengan kelas aset lain, di mana indeks digunakan untuk merepresentasikan pasar yang lebih luas,” ujar Sean Wasserman, Head of Index Product Management di Nasdaq sebagaimana dilansir CariUang dari laman Blockchainmedia.id
Kolaborasi Nasdaq dan CME hadir di tengah meningkatnya keterlibatan institusi keuangan tradisional dalam ekosistem kripto dan blockchain.
Infrastruktur keuangan mulai diarahkan ke sistem berbasis digital, menandai pergeseran menuju model ekonomi yang semakin terhubung dengan internet serta aset kripto.
Pesatnya perkembangan pasar kripto memang membuka banyak peluang, namun sekaligus memperbesar tantangan analisis bagi investor.
Data CoinMarketCap mencatat jumlah token kripto kini telah menembus sekitar 29,72 juta aset dan terus bertambah.
Lonjakan tersebut membuat proses pemilihan aset semakin rumit, terutama bagi investor yang memiliki keterbatasan waktu dan sumber daya.
Di tengah kondisi ini, kehadiran indeks kripto dipandang sebagai solusi praktis.
Crypto index memungkinkan investor memperoleh gambaran pergerakan pasar secara menyeluruh melalui satu instrumen, sekaligus mereduksi kompleksitas pasar menjadi tolok ukur yang lebih sederhana.
Pandangan serupa sebelumnya juga disampaikan Chief Investment Officer Bitwise, Matt Hougan.
Ia menilai indeks kripto berpotensi menjadi pintu masuk utama bagi investor baru maupun investor pasif dalam menghadapi pasar yang semakin kompleks.
“Crypto index funds akan menjadi hal besar pada 2026. Pasar semakin kompleks dan use case terus bertambah. Produk ini memang tidak cocok untuk semua orang, tetapi bagi banyak investor, indeks kripto adalah titik awal yang sangat baik,” ujarnya pada Desember lalu.
Kolaborasi Nasdaq dan CME ini pun dinilai sebagai langkah penting dalam membentuk standar baru bagi tolok ukur kripto global, seiring pasar digital memasuki fase adopsi yang lebih luas.
Suka dengan artikel ini? Ajak temanmu membaca :D

