Tahapan Budidaya Kopi untuk Pemula yang Bisa datangkan Keuntungan Ganda

 

Proses pemanenan dalam budidaya kopi
Proses pemanenan dalam budidaya kopi

CariUang - Budidaya kopi sebenarnya menjadi tindakan yang gampang-gampang susah. Pasalnya Kamu harus melakukan sejumlah alternatif agar budidaya memberikan hasil terbaik. Tahapan budidaya kopi yang selektif meliputi persiapan hingga pemanenan. 

Tahapan Budidaya Kopi yang Harus diperhatikan

Potensial ekspor kopi cukup besar sehingga tidak heran banyak petani yang rela merogoh kocek untuk membudidayakan komoditas tersebut. Berikut ini sejumlah tanaman yang wajib Kamu tempuh untuk meningkatkan budidaya kopi berkualitas:

1. Pilih Jenis Kopi

Seperti yang diketahui di Indonesia terdapat 4 jenis kopi unggulan. Kamu bisa membudidayakan salah satu atau secara keseluruhan untuk meraup keuntungan. Menurut pendapat sejumlah petani, budidaya jenis kopi bisa dilakukan menyeluruh. 

Namun, jika ingin sukses dalam proses budidaya baiknya Kamu fokus pada satu jenis terlebih dahulu. Kamu juga bisa menganalis jenis kopi yang paling potensial untuk meraup keuntungan berjumlah besar. 

2. Pilih Bibit Berkualitas

Setelah mengetahui jenis kopi yang akan dibudidayakan, Kamu bisa memilih bibit berkualitas. Pemilihan bibit sebenarnya bisa dilakukan dengan berbagai cara mulai dari biji kopi hingga stek dan cangkok. Kamu bisa pilih salah satu cara yang paling mudah. 

Menurut sejumlah petani, jika memilih bibit yang berasal dari biji sebaiknya memilih permukaan mulus dan tidak ada cacat sedikitpun. Jika bibit berkualitas sudah dipilih maka tahapan berikutnya yaitu melakukan penyemian agar proses budidaya berhasil. 

3. Penyemian

Letakkan bibit berkualitas tadi pada media yang telah dipersiapkan. Menurut pengalamanku pribadi penyemian dilakukan pada box yang telah diisi tanah dan pupuk agar pertumbuhan berlangsung cepat. 

Waktu penyemian biasanya berlangsung antara 3-4 bulan. Pada masa itu kopi sudah menunjukkan daun kecil-kecil sehingga sudah bisa dipersiapkan ke polybag. Pastikan kebutuhan benih kopi di dalam polybag tetap terpenuhi dengan baik dan maksimal. 

4. Persiapkan Lahan

Biasanya sambil menunggu proses pertumbuhan bibit kopi sejumlah petani menyiapkan lahan. Untuk apa lahan perlu dipersiapkan? Lahan perlu disiapkan dengan tujuan agar pertumbuhan biji kopi maksimal dan cepat. Cara ini tergolong cukup sederhana tapi luar biasa. 

Sebelum bibit ditanam sebaiknya tanah pada lahan tersebut dicampur dengan menggunakan pupuk kompos. Hal ini bertujuan agar nantinya pertumbuhan maksimal dan memberikan hasil terbaik. Pasang penopang kopi agar tidak mudah patah. 

5. Proses Perawatan

Tahapan budidaya kopi yang tidak boleh dilewatkan yaitu proses perawatan. Dalam proses ini mempengaruhi hasil budidaya yang ditawarkan sehingga penerapan harus maksimal. Perawatan bisa dilakukan dengan membasmi gulma hingga pangkas daun. 

Pemangkasan daun bertujuan untuk mengurangi penguapan. Kamu juga perlu melakukan penyulaman agar budidaya efektif. Apa itu penyulaman? Penyulaman merupakan tindakan mengganti yang tanaman berkualitas. 

6. Pemupukan

Setelah perawatan dilakukan, penting juga bagi Kamu untuk melakukan pemupukan. Pemupukan hendaknya dilakukan setiap 1-2 bulan sekali untuk menyuburkan tanaman. Apa pupuk yang bagus untuk budidaya kopi? Pupuk yang bagus berasal dari kompos. 

Hindari menggunakan pupuk kimia berlebihan lantaran mampu menyebabkan kerusakan pada tanaman. Rata-rata kopi bisa bertahan hingga 20 tahun jika pemupukan dilakukan secara optimal dengan memanfaatkan sejumlah pupuk kompos atau organik.

Tahapan budidaya kopi bisa optimal jika sejumlah alternatif tersebut dilakukan sesuai prosedur. Menurutku, proses budidaya akan memberikan hasil terbaik selagi Kamu mampu beradaptasi dengan lingkungan. Baca artikel lain di website Kami untuk mengajari trik budidaya. 

Baca Juga
Berbagi
Suka dengan artikel ini? Ajak temanmu membaca :D
Posting Komentar